Thursday , September 24 2020
Home / My Blog / Rohani / Allah Memberikan Rezeki Dari Arah Yang Tak Disangka Sangka

Allah Memberikan Rezeki Dari Arah Yang Tak Disangka Sangka

Allah Memberikan Rezeki Dari Arah Yang Tak Disangka Sangka

Pernahkah Kita Mengalami ,sudah melakukan ini itu tanpa membuahkan hasil?sudah bekerja menyiapkan  segalanya,kadang hasil tidak memuaskan seperti halnya setelah Yesus di salibkan,para murid kembali aktivitas spt dulu lagi yakni nelayan,hasil tangkapan tidak ada dan pulang,Tapi Yesus menampakan diri dan memerintahkan dari pantai untuk menerbarkan jala.

Allah Memberikan Rezeki Dari Arah Yang Tak Disangka Sangka
Allah Memberikan Rezeki Dari Arah Yang Tak Disangka Sangka

Yoh 21:1-14

Yesus Kristus menurut Yohanes:

Sesudah bangkit dari antara orang mati,
Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya
di pantai danau Tiberias.
Ia menampakkan diri sebagai berikut:

Di pantai itu berkumpul Simon Petrus,
Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea,
anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.

Kata Simon Petrus kepada mereka, “Aku pergi menangkap ikan.”
Kata mereka kepadanya, “Kami pergi juga dengan engkau.”
Mereka berangkat lalu naik ke perahu,
tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.

Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai;
akan tetapi murid-murid itu tidak tahu,
bahwa itu adalah Yesus.

Kata Yesus kepada mereka,
“Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?”
Jawab mereka, “Tidak ada.”
Maka kata Yesus kepada mereka,

“Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu,
maka akan kamu peroleh.”
Lalu mereka menebarkannya,
dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

Maka murid yang dikasihi Yesus berkata kepada Petrus,
“Itu Tuhan!”
Ketika Petrus mendengar bahwa itu adalah Tuhan,
maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian,
lalu terjun ke dalam danau.

Murid-murid yang lain datang dengan perahu
karena mereka tidak jauh dari darat,
hanya kira-kira dua ratus hasta saja;
dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.

Ketika tiba di darat,
mereka melihat api arang, dan di atasnya ada ikan serta roti.
Kata Yesus kepada mereka,
“Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu angkat itu.”

Simon Petrus naik ke perahu,
lalu menghela jala itu ke darat,
penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya;

dan sungguhpun sebanyak itu ikannya, jala tidak koyak.
Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah!”
Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani

bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”
Sebab mereka tahu bahwa Ia adalah Tuhan.
Yesus maju ke depan,

mengambil roti dan memberikannya kepada mereka;
demikian juga ikan itu.
Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri
kepada murid-murid-Nya
sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.

bapak ibu dan Saudara-saudari yang diberkatin dalam nama tuhan yesus

Hari ini kita mendengar kisah para murid Yesus yang pergi menangkap ikan, tetapi tak satu ikan pun yang berhasil ditangkap. Tetapi sewaktu Yesus menyuruh mereka membuang jala ke samping kanan, maka dalam sekejap mereka mendapat begitu banyak ikan.

Dalam peristiwa ini kita bisa melihat betapa aktipnya Tuhan. Dia selalu mengikuti ke mana para murid-Nya pergi; Ia selalu bekerja, mengamati gerak-gerik para murid-Nya, merasakan apa yang dirasakan oleh para murid-Nya. Sebagai Tuhan, yang mengetahui segalanya,

Yesus tahu dengan pasti apa yang sedang dialami oleh para murid-Nya dan Dia pun selalu siap membantu. Tetapi Dia juga mau mencoba apakah mereka bersikap jujur ungkapan kebenaran. Karena itu Dia bertanya kepada mereka: “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?

Jawab mereka: “Tidak ada.” Mereka ungkapkan kebenaran. Mereka jujur. Kejujuran adalah modal besar untuk memperoleh berkat Tuhan. Karena kejujuran mereka, maka Tuhan memenuhi apa yang mereka rindukan. Kemudian Tuhan memerintahkan mereka.

katanya: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu memperoleh!” Mereka ikuti perintah Yesus. Ketaatan mereka membuahkan hasil yang berlimpah.
Perhatian Yesus bukan saja pada pemenuhan kerinduan mereka untuk memperoleh ikan, tetapi juga sangat sensitip akan kebutuhan biologis mereka. Sepanjang malam mereka mencari ikan, tetapi tidak satu pun yang mereka tangkap.

Sadar akan keadaan mereka, Yesus mengambil inisiatip menyiapkan makanan untuk mereka. Dia panggang ikan dan siapkan roti untuk para murid-Nya. Semuanya ini bukan muncul begitu saja, tetapi melalui proses. Dia bekerja keras untuk mendapatkan ikan dan roti, menyiapkan api.

Yesus tidak pernah tinggal diam atau tidur, tetapi selalu bekerja. Itulah Tuhan kita. Tuhan yang selalu memperhatikan kebutuhan manusia, dan selalu bekerja untuk memenuhi kebutuhan manusia. Tuhan kita selalu bekerja. Dia tidak pernah tidur.

Dari pihak kita, pasti Tuhan juga mengharapkan agar kita pun selalu terbuka dan dengan jujur ungkapkan isi hati kita kepada-Nya dan selalu taat dan menjalankan perintah-Nya. Kejujuran dan ketaatan kita pasti akan selalu mendatangkan berkat berlimpah bagi kita.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu menyadarkan dan mendorong kita agar kita selalu siap sedia melayani sesama, secara khusus mereka yang sangat membutuhkan pelayanan kita.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!