Thursday , September 24 2020
Home / My Blog / Rohani / Barangsiapa ingin bertemu allah perlakukan sesamamu dgn baik

Barangsiapa ingin bertemu allah perlakukan sesamamu dgn baik

Barangsiapa ingin bertemu allah perlakukan sesamamu dgn baik
Barangsiapa ingin bertemu allah perlakukan sesamamu dgn baik

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya;

Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku
yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

 Anak Manusia datang dalam kemuliaan

dan semua malaikat datang bersama-sama dengan Dia,
maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.

Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya
dan Ia akan memisahkan mereka seorang daripada seorang,
sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing;
Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya
dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Lalu Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya:
Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku,
terimalah Kerajaan
yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan;
ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum;
ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian;
ketika Aku sakit, kamu melawat Aku;
ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Maka orang-orang benar itu akan bertanya kepada-Nya:
Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar
dan kami memberi Engkau makan,
atau haus dan kami memberi Engkau minum?

Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing,
dan kami memberi Engkau tumpangan,
atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara
dan kami mengunjungi Engkau?

Maka Raja itu akan menjawab mereka:
Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan
untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini,
kamu telah melakukannya untuk Aku.

Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya:
Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk,
enyahlah ke dalam api yang kekal
yang telah disediakan untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan;
ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan;
ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian;
ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

Lalu mereka pun akan bertanya kepada-Nya:
Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar,
atau haus, atau sebagai orang asing,
atau telanjang atau sakit,
atau dalam penjara
dan kami tidak melayani Engkau?

Maka Ia akan menjawab mereka:
Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan
untuk salah seorang dari saudaraku yang paling hina ini,
kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal,
tetapi orang benar masuk ke dalam hidup yang kekal.”

Demikianlah sabda Tuhan.

bapak ibu yang diberkatin dalam nama tuhan….

Dalam masa Prapaskah ini kita diajak untuk memperhatikan apa yang sering kita kurang perhatikan dalam minggu, bulan dan tahun-tahun yang sudah berlalu.

Kadang kita sering menghitung berapa banyak berkat yang sudah kita terima, misalnya soal perdagangan atau karier kita.
Hari ini Yesus mengajak kita untuk memperhatikan relasi kita dengan mereka yang lapar, haus, orang asing, orang yang tidak punya pakaian, orang sakit, orang yang di penjara?

Apakah kita punya waktu untuk mereka-mereka ini?

Pada pengadilan terakhir, yang diperhitungkan Yesus Kristus sebagai Raja adalah justru hal-hal yang sederhana ini. Dia tidak akan tanya soal status dan profesi kita?

Dia tidak akan tanya soal gelar dan pangkat kita. Yang sangat menarik adalah bahwa Yesus Kristus mengidentifikasikan dirinya dengan mereka-mereka yang hina dina.
Saudara-saudari… Kalau kita amati hidup Yesus selama berada di dunia ini, adalah bahwa sejak dilahirkan sampai mati, Ia sudah melalui hidup sebagai seorang yang hina dina.

Ia dilahirkan di kadang binatang; Ia hidup sebagai orang asing di Mesir; Ia mengalami kelaparan; Ia kehausan dan meminta seorang wanita Kanaan untuk memberi Dia air; Ia dicaci maki oleh orang Farisi dan pemuka-pemuka agama Yahudi; diperlakukan sebagai tahanan penjara; menderita sakit; disalibkan sebagai penjahat; dikuburkan dalam kubur pinjaman, yang bukan menjadi miliknya.

Yesus Kristus sungguh sudah mengalami hidup miskin, sebagai orang yang hina dina. Di hari pengadilan terkahir Dia dengan tegas katakan kepada mereka yang sudah melayani orang yang hina dina, kata-Nya: “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku!” Itulah Yesus, Dia sudah mengalaminya sendiri sebagai orang yang hina dina, dan sampai saat ini Dia tetap hidup dengan orang yang hina dina.

Saudara-saudaiku … Marilah kita sama-sama melayani Yesus Kristus yang selalu hidup di dalam diri orang yang hina dina dengan tulus, bukan supaya nanti kita dipuji, tetapi karena memang itulah tugas panggilan kita, yakni melayani sesama dengan penuh kasih atas dasar hukum cinta kasih.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu sadarkanlah kita agar kita berlaku baik terhadap siapa saja, lebih kusus kepada mereka yang hina dina.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!