Sunday , September 27 2020
Home / My Blog / Rohani / Cara Mencintai Allah Dengan Ikhlas,Yakni Melayani Sesamaku Manusia

Cara Mencintai Allah Dengan Ikhlas,Yakni Melayani Sesamaku Manusia

Cara Mencintai Allah Dengan Ikhlas,Yakni Melayani Sesamaku Manusia

Rahasia Tuhan yesus sangat mencintai manusia adalah Anak manusia kembali ketangan bapa disurga,dengan kematiannya,roh kita direbut dr penguasa setan setelah mns meninggal,jasad mns milik setan tetapi rohnya kembali ketangan bapa.Kita ini siapakah? sudah ditebus dgn darahnya yang mahal,akankah kita menyia nyiakan hidup kita

dengan cara membuat kegelapan diantara sesama,menghasut,menghakimi,mengklaim yang paling benar?melayani sesama manusia tanpa memandang dia agamanya apa,toh ujungnya sama aj menuju Tuhan Yang Maha Esa?sering kah kita membuat perbedaan ah dia ke sorga dia keneraka,padahal kita sendiri belum pernah mati….hmmm

Cara Mencintai Allah Dengan Ikhlas,Yakni Melayani Sesamaku Manusia
Cara Mencintai Allah Dengan Ikhlas,Yakni Melayani Sesamaku Manusia

 

Yoh 15:9-17

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang
yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
“Seperti Bapa telah mengasihi Aku,

demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu;
tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku,

kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku,
seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku
dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu,
supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu,
dan sukacitamu menjadi penuh.

Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi,
seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang

yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Kamu adalah sahabat-Ku,
jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba,

sebab hamba tidak tahu
apa yang diperbuat oleh tuannya.
Tetapi Aku menyebut kamu sahabat,
karena Aku telah memberitahukan kepada kamu
segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Dan Aku telah menetapkan kamu,

supaya kamu pergi dan menghasilkan buah,
dan buahmu itu tetap,
supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku,
diberikan-Nya kepadamu.
Inilah perintah-Ku kepadamu:
Kasihilah seorang akan yang lain.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Saudara-saudari bapak ibu yang diberkatin dalam nama tuhan yesus kristus

Hari ini Yesus katakan kepada para muridNya: “kamu adalah sahabat-Ku…” Sebagai sahabat, Yesus selalu bersama para muridnya, makan bersama mereka, membagi apa yang dimilikinya. Dia secara bebas menceriterakan apa yang ada di dalam hati dan pikirannya.

Dia mengajar mereka siapakah Allah Bapa. Para murid mengenal Allah Bapa lewat Yesus Kristus.
Menjadi sahabat Allah berarti seseorang secara bebas menjalin relasi cinta dengan Allah melampaui tuntutan hukum dan ketaatan buta.

Seorang sahabat adalah orang yang menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. Yesus Kristus sendiri sudah menunjukkan semuanya itu kepada para muridnya. Dia sangat mencintai orang yang dikasihinya sampai pada kesudahannya.

Cintanya tanpa syarat dan selalu berpusat pada orang yang dicintainya. Dia memberi hidupnya kepada sahabat-sahabatnya agar mereka boleh hidup bersama Bapa untuk selama-lamanya. Yesus Kristus mengajar para muridnya satu perintah baru tentang cinta yaitu cinta sampai menyerahkan nyawanya bagi sahabatnya.

Cinta yang melampauhi perasaan ingat diri; cinta yang tidak takut akan kematian; cinta yang tidak mementingkan diri sendiri. Bukan cinta lagi kalau tidak ada pengorban demi orang yang dicintainya. Yesus Kristus mati di kayu salib karena cinta-Nya akan manusia.

Kita baru bisa berani katakan kita mencintai Tuhan Allah dan sesama kita, kalau kita berani merangkul dan memikul salib penderitaan demi Kristus dan sesama kita.

Saudara-saudari … Apakah kita memiliki salib dalam hidup kita? Apa nama salib yang kita pikul dalam hidup kita? Secara pribadi saya boleh katakan adalah salib yang saya pikul setiap hari adalah memikul kehendak Tuhan yang bertentangan dengan kehendak diri-ku sendiri.

Kehendak Tuhan harus selalu diprioritaskan. Kalau kita selalu sanggup memikul salib kita; membiarkan kehendak Tuhan selalu terjadi dalam hidup kita dan kita jalankannya dengan penuh tanggungjawab, karena dengan itu kita baru layak disebut sahabat Kristus yang setia.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu beri kita kekuatan agar kita pun selalu sanggup menjalankan kehendak Tuhan.

Kita mengajak Bunda Maria, yang selalu utamakan kehendak Tuhan, untuk mendoakan kita agar kita pun sanggup prioritaskan kehendak Tuhan dari pada kehendak kita sendiri. Dengan melakukan hal itu kita pun layak disebut sahabat Kristus yang sejati. Amin.

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!