Thursday , April 9 2020
Home / Ilmu Kesehatan / akupresure / Cara Pijat Orang Jawa Penuh Filosofi

Cara Pijat Orang Jawa Penuh Filosofi

Cara Pijat Orang Jawa Penuh Filosofi

Mungkin Kita sering memandang sebelah mata,pijat tradisional jawa,dimana eyang guru dulu memulang dengan cara kearifpan dan laku serta tindak tanduk,yang sulit dinalar dengan akal manusia,seperti tokoh tokoh jawa Pangeran handoyo kusumo,kyai penging sepuh yang malang melintang dalam pengobatan dan dakwah,banyak rahasia yang tidak disingkap dalam ilmu pengobatan.

dan Ilmu Kejawen dalam dunia pemijatan tidak kalah pamor dengan pengobatan tiongkok kuno,seperti tuina,dan macam macam aliran pijat dari dunia luar spt gaya thailand,gaya jepang,sudah saatnya bangsa ini nguri uri karya leluhur,sayangnya ilmu pengobatan jawa tidak ditulis dalam buku seperti karya sastra melainkan hanya penerus langsung yang mewarisinya karya dari leluhur.

Cara Pijat Orang Jawa Penuh Filosofi
Cara Pijat Orang Jawa Penuh Filosofi

Titik pijat Jawa memang tidak selengkap pada titik pijat akupresure, namun bila anda mau meneliti titik peka ini anda akan melihat persamaannya dengan aneka pijat dari negeri seberang. Bila anda dapat menguasai medan titik peka ini berarti anda telah menguasai 80% seni pijat Jawa. Soal teknik pemijatannya dapat anda kembangkan sesuai dengan insting dan bakat anda sendiri.

1. EMBUN-EMBUN, pada ubun-ubun untuk kepusingan, sakit kepala karena tak tahan terik matahari (mumet), pilek/flu.
2. PILINGAN, pada pelipis kiri dan kanan, untuk sakit kepala, pusing, mumet, ketegangan pikiran.
3. POKPING, pada bawah tulang telinga kiri dan kanan. Untuk melenyapkan pusing, bludreg, masuk angin, kurang tidur.
4. UWANG DUWUR, pada rahang atas kiri dan kanan, untuk sakit gigi, ketegangan wajah, masuk angin, pusing, pilek.
5. CENGEL, pada kuduk sebelah kiri dan kanan, untuk menghilangkan rasa mual, muntah-muntah/mabuk, pusing, dingin, dan sakit kepala.
6. SINGKAP, pada antara tulang belakang dan tulang belikat, sebelah kiri dan kanan, untuk masuk angin, kepayahan, ketegangan otot (tengeng) jantung berdebar-debar.
7. BOYOK, pada pinggang sebelah kiri dan kanan tulang belakang. Untuk menghalau masuk angin, kembung, sakit perut, mencret diare, capek karena berpantang sanggama (tidak bersetubuh pada jarak waktu beberapa minggu atau bulan dan tahun). Pemijatan pada bagian boyok ini biasanya disertai minyak urut seperti minyak gandapura dan lain-lain.
8. SILIT KODOK, pada pangkal tulang ekor. Untuk menghilangkan rasa pegal, diare, kembung dan mencret.
9. RADEN PANJI, pada belakang betis kaki kiri maupun kaki kanan. Jika dipijat atau diinjak (jika pasien kakinya tebal) akan menyembuhkan masuk angin keletihan dan kepayahan serta kaki dingin.
10. NGISOR KEMIRI, pada bagian bawah mata kaki kiri dan kanan. Untuk kecapaian karena terlalu banyak berdiri, olah raga, encok di kaki.
11. NGISOR PONGOL, antara tulang ibujari dan tulang telunjuk jari kaki kiri dan kanan. Untuk masuk angin, sakit kepala, pening.
12. CETHIK, pada pangkal paha kiri dan kanan. Untuk keputihan pada wanita, capai ketegangan otot paha.
13. PULUNG ATI, pada ulu hati bagian perut kiri dan kanan sebelah atas pusar. Untuk perut kembung, diare, mual, sakit perut, sukar kentut.
14. LEMPENG, pada 7 rusuk dada di bawah ketiak kiri dan kanan. Jika dikeroki atau dipijat akan menghilangkan masuk angin, usus terasa sesak dan sakit perut.
15. DADA, pada dada sebelah kiri puting susu kanan dan sebelah kanan puting susu kiri. Untuk masuk angin, dingin serta untuk menyembuhkan batuk ringan.

semoga bermamfaat bagi teman teman yang mendalami pengobatan timur.

About winarnopambudi

Check Also

Behind The Scene P3AI-PerP4RI SOP Akupresur

Behind The Scene P3AI-PerP4RI SOP Akupresur Mau tahu Rahasia Buat Film seperti profesional,temen temen terapis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
Shares
error: Content is protected !!