Sunday , September 20 2020
Home / My Blog / Rohani / Wujud cinta kepada Tuhan dan perlakukan Sesama mu

Wujud cinta kepada Tuhan dan perlakukan Sesama mu

Wujud cinta kepada Tuhan dan perlakukan Sesama mu,merupakan satu paket,secara explisit dan jelas Tuhan yesus memberitahukan Kunci ketemu Tuhan adalah memperlakukan Sesama Manusia dengan Baik .cinta kita kepada Tuhan dan sesama adalah aset yang perlu kita simpan sekarang, baik di dunia maupun di surga.Lakukan itu maka dirimu akan bahagia

 

Wujud cinta kepada Tuhan dan perlakukan Sesama mu
Wujud cinta kepada Tuhan dan perlakukan Sesama mu

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
“Ada seorang kaya
yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus,
dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus,
badannya penuh dengan borok.
Ia berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,
dan ingin menghilangkan laparnya
dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu.
Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.

Kemudian matilah orang miskin itu,
lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur.
Sementara menderita sengsara di alam maut,
ia memandang ke atas,
dan dari jauh dilihatnya Abraham,
dengan Lazarus duduk di pangkuannya.
Lalu ia berseru, “Bapa Abraham, kasihanilah aku.
Suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air
dan menyejukkan lidahku,
sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini!”
Tetapi Abraham berkata, “Anakku, ingatlah!
Engkau telah menerima segala yang baik semasa hidupmu,
sedangkan Lazarus segala yang buruk.
Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau
terbentang jurang yang tak terseberangi,
sehingga mereka yang mau pergi dari sini kepadamu
ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami
tidak dapat menyeberang!”
Kata orang itu, ‘Kalau demikian, aku minta kepadamu Bapa,
supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
sebab masih ada lima orang saudaraku,
supaya ia memperingatkan mereka dengan sungguh-sungguh,
agar mereka kelak jangan masuk ke dalam tempat penderitaan itu.’
Tetapi kata Abraham,
‘Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi;
baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.’
Jawab orang itu, ‘Tidak, Bapa Abraham!
Tetapi jika ada seorang
yang datang dari antara orang mati kepada mereka,
mereka akan bertobat.’
Kata Abraham kepadanya,
‘Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi,
mereka tidak juga akan mau diyakinkan,
sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

Bagaimana Cara Bertemu dengan Tuhan

Bapa ibu yang diberkatin dalam nama tuhan yesus kristus

Injil hari ini mengingatkan kita akan kehidupan kita di dunia ini dan di akhirat kelak. Kekayaan yang kita kumpulkan di dunia ini semuanya akan ditinggalkan di dunia ini, termasuk tubuh kita.

Sementara roh atau jiwa kita akan pergi ke tempat asalnya, yaitu tinggal bersama Tuhan. Tetapi pasti tidak secara otomatis, itu sangat bergantung bagaimana kita memperhatikan kehidupan jiwa kita selama kita hidup di dunia ini. Perhatian dan kasih kepada Tuhan dan sesama adalah kuncinya.

Injil hari ini sungguh melukiskan betapa buruknya akibat dari perbuatan kita di dunia untuk masa depan kita. Orang kaya yang diceriterakan dalam Injil adalah simbol dari orang yang hanya memperhatikan kehidupan dirinya sendiri, sibuk urus kebutuhan jasmani, sementara urusan rohani dan perhatiannya kepada sesama tidak ada.

Kepuasan jasmani sesungguhnya sangat bersifat sementara, dan akan berakhir di saat tubuh yang menikmatinya tamat riwayatnya. Sebaliknya, cinta dan perhatian kepada Tuhan dan sesama akan bersifat kekal.

Yesus berulangkali mengingatkan para murid dan pendengar-Nya: “Di saat Aku lapar kamu memberi Aku makan; di saat Aku haus kamu memberi Aku minum dst.” Perkataannya itu mau mengingatkan kita bahwa Dia selalu hidup dalam diri setiap individu, secara khusus mereka yang menderita dan tak berdaya.

Dia hidup dalam diri Lazarus yang menderita. Si kaya, yang setiap hari melihat Lazarus duduk di pintu gerbang rumahnya, tidak mau peduli dengan keadaan-nya. Ketidak peduliannya sungguh menyedihkan Yesus Kristus, yang hidup dalam diri Lazarus yang menderita.

Ketidak peduliaannya menghantar dia ke tempat yang layak baginya, yaitu di tempat di mana tidak ada cinta kasih dan perdamaian; tidak ada kebahagiaan dan sukacita, tetapi hanya ada penderitaan untuk selamanya. Kekayaan duniawinya ditinggalkan di dunia, sementara di dunia akhirat dia tidak memiliki apa-apa karena dia sendiri tidak pernah menyimpan cinta dan perhatian di sana.

Kata Bapa Abraham kepada orang kaya: “Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.”

Saudara-saudari … Saya yakin kita semua mau mengalami hidup bahagia, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Kalau kita sungguh mau mengalami keduanya itu, maka marilah kita saling memperhatikan dengan penuh kasih;

cintailah Tuhan dan sesama. Jangan pernah menutup mata dan hati untuk melihat dan merasakan kebutuhan Tuhan dan sesama.

Perhatian dan cinta kita kepada Tuhan dan sesama adalah aset yang perlu kita simpan sekarang, baik di dunia maupun di surga.

Kita berdoa semoga Tuhan menyadarkan kita agar tidak pernah lena memperhatikan kehidupan rohani kita.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amin

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
Shares
error: Content is protected !!