Sunday , September 20 2020
Home / My Blog / Rohani / Di mana Hartamu Berada Di Situ Hatimu pun Berada

Di mana Hartamu Berada Di Situ Hatimu pun Berada

Di mana Hartamu Berada Di Situ Hatimu pun Berada

kalo boleh jujur kita seperti itu,dan  manusiawi sekali,mengapa yesus bertanya jualah hartamu dan ikuti AKU?arti dari ini adalah Yesus menginginkan manusia menghilangkan KEMELEKATAN pada apapun dan itulah namanya BERHALA,berhala kepada uang,harta jimat  Gadget,masalah hidup dsb

Di mana Hartamu Berada Di Situ Hatimu pun Berada
Di mana Hartamu Berada Di Situ Hatimu pun Berada

Mrk 10:17-27
Juallah apa yang kau miliki, dan ikutlah Aku.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Pada suatu hari Yesus berangkat meneruskan perjalanan-Nya.
Maka datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia
dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya,
“Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat
untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Yesus berkata kepadanya, “Mengapa kaukatakan Aku baik?
Tak seorang pun yang baik selain Allah!
Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah:

Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri,
jangan mengucapkan saksi dusta dan jangan mengurangi hak orang,
hormatilah ayahmu dan ibumu!”

Kata orang itu kepada Yesus,
“Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”
Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya,

lalu berkata kepadanya, “Hanya satu lagi kekuranganmu:
Pergilah, juallah apa yang kaumiliki,
dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin.

Maka engkau akan memperoleh harta di surga.
Kemudian datanglah ke mari, dan ikutlah Aku.”

Mendengar perkataan Yesus,
orang itu menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih,
sebab banyaklah hartanya.

Lalu Yesus memandang murid-murid di sekeliling-Nya
dan berkata kepada mereka,
“Alangkah sukarnya

orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
Murid-murid tercengang mendengar perkataan-Nya itu.
Tetapi Yesus menyambung lagi,

“Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum
dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Para murid semakin gempar
dan berkata seorang kepada yang lain,
“Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”

Yesus memandang mereka dan berkata,
“Bagi manusia hal itu tidak mungkin,
tetapi bukan demikian bagi Allah.
Sebab bagi Allah segala sesuatu adalah mungkin!”

Saudara-saudari,bapak ibu yang diberkatin dalam nama tuhan Yesus

Berhala jaman Now bukan lagi patung patung seperti konotasi penyembahan jaman dulu ,Gadget ,uang harta mobil dsb adalah bentuk berhala baru yang fokus hati pada kebendaan walau Manusia beribadah dalam tata lahir,Tuhan Yesus ingin mengingatkan kelemahan kita akan KEMELEKATAN manusia.

apa yang tersirat dalam kata kata tuhan yesus yakni “Nak lepaskan semua fokus hatimu akan hartamu”krn engkau akan berpaling daripadaKU,semuanya akan aku penuhi kebutuhanmu,ingatlah bapa disurga sang pemberi Hidup,karena harta sesungguhnya adalah HIDUP INI SENDIRI

Hari ini, Yesus didatangi oleh orang pemuda. Dia bertanya kepada Yesus: “Guru yang baik, apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal? Jawaban Yesus: “ikutilah perintah Allah: jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu.

Lalu jawabnya: “semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.” Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu, pergilah, jualah apa yang kau miliki dan berikanlah itu kepada orang msikin

maka engkau akan beroleh harta di sorga kemudian datanglah kemari dan ikutilah Aku.” Orang itu menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih sebab hartanya banyak. Orang ini tidak mau kehilangan harta duniawinya. Dia boleh ikuti semua perintah Tuhan tetapi hatinya masih dikuasai oleh kekayaan duniawi.

Mengapa Yesus Kristus menyuruh orang ini menjual kekayaannya? Apakah kekayaan itu sangat menghalangi dia untuk memiliki kehidupan kekal?

Saudara-saudari … Kekayaan duniawi bisa saja menghalangi manusia untuk mendekatkan dirinya kepada Tuhan kalau manusia menjadikan kekayaannya itu sebagai tempat bergantung. Dengan kekayaannya dia bisa membahagiakan orangtuanya;

Dengan kekayaannya ia bisa mengurus kesehatannya; Dengan kekayaannya dia bisa menikmati apa saja yang ditawarkan dunia. Kekayaannya sudah menjamin kebahagiaan. Dia tidak lagi bergantung pada Tuhan. Kekayaan bisa menjamin semuanya.

Mereka yang selalu bergantung pada kekayaan duniawi dengan sendirinya tidak memikirkan Tuhan, yang adalah sumber segalanya. Dia berpkir bahwa kehebatannya adalah sumber dari segala keberhasilannya. Apakah ini benar?
Kita ingat orang kaya dan Lazarus.

Orang kaya hidup bahagia, bersenang-senang dengan kekayaannya. Dia tidak pernah menyakitkan Lazarus secara langsung. Dia hidup bersenang-senang dari hasil kerjanya. Sementara Lazarus, dia miskin mungkin karena malas bekerja.

Kesalahan orang kaya ini menurut Yesus kristus adalah dia mengabaikan Lazarus yang kelaparan dan sakit. Hatinya membatu, perasaan belaskasihan untuk membantu sesama yang menderita sudah mati. Secara sosial dia sudah menolak Lazarus.

Keberadaan Lazarus tidak punya arti baginya. Penolakan akan manusia yang menderita sudah menjadi bukti nyata akan penolakannya akan Allah. Kata Yesus: apa saja yang kamu lakukan untuk saudaraku yang hina ini, kamu lakukan itu untuk Aku. Tuhan hadir dalam diri setiap pribadi.

Saudara-saudari … Marilah kita kembali melihat diri kita. Apa arti kekayaan duniawi bagi hidup kita? Apakah kekayaan kita sudah menggantikan peranan Tuhan sumber segala sesuatu atau kekayaan kita selalu dilihat sebagai rejeki yang kita terima dari Tuhan yang bisa kita gunakan untuk kebahagian kita dan membantu sesama kita?

Marilah saudara-saudari … Kita berdoa, semoga telinga hati kita selalu terbuka mendengar suara hati kita agar hati dan pikiran kita pun selalu terarah mengikuti kehendak Tuhan dan perintah-Nya.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amin.

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
Shares
error: Content is protected !!