Saturday , November 28 2020
Home / My Blog / Rohani / Gagal Fokus bikin Ngeres Pikiran

Gagal Fokus bikin Ngeres Pikiran

Gagal Fokus bikin Ngeres Pikiran, sangat manusiawi banget,itulah kita dan termasuk saya yang kadang selalu terlintas dalam pikiran kita, Kebaikan seseorang selalu dilihatnya sebagai sesuatu yang negatip karena mereka sudah menggunakan kaca mata negatip.

Gagal Fokus bikin Ngeres Pikiran
Gagal Fokus bikin Ngeres Pikiran

 

Sekali peristiwa
Yesus mengusir dari seorang
suatu setan yang membisukan.
Ketika setan itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata.
Maka heranlah orang banyak.

Tetapi ada di antara mereka yang berkata,
“Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.”
Ada pula yang meminta suatu tanda dari surga kepada Yesus
untuk mencobai Dia.

Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata,
“Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa,
dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.

Jikalau Iblis itu terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri,
bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?
Sebab kamu berkata,

bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Jadi, jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul,
dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya?

Nah, merekalah yang akan menjadi hakimmu!
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah,
maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.

Apabila seorang yang kuat dan yang bersenjata lengkap
menjaga rumahnya sendiri,
maka amanlah segala miliknya.

Tetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya
menyerang dan mengalahkannya,
maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata
yang diandalkannya,

dan akan membagi-bagikan rampasannya.
Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku,
dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku,
ia mencerai-beraikan.”

Tanda Tanda Gagal fokus

Saudara-saudari yang dikasihi oleh tuhan Yesus

Kemarin waktu saya bersama teman saya di sturbuck  di pulomas dan berbincang bincang mengenai apa saja, saya amati temanku itu sendiri matanya melihat saya tetapi saya ragu bahwa pikirannya juga ada bersama sama. Saya memanggil dia dan bertanya: “Gus, apakah engkau bersama saya?” saya amati reaksinya. Mukanya tersipu-sipu.

Saya tanya dia kalau dia mengerti apa yang sedang saya jelaskan. Dengan wajah tersipu-sipu dia katakan kepada saya bahwa dia lagi memikirkan sesuatu, dia tidak mendengarkan saya.
Betapa sering kita bertingkah seperti itu. Badan kita boleh ada bersama orang lain, tetapi pikiran kita ada di tempat lain.

Nabi Yeremia, dalam bacaan pertama hari ini, meneruskan firman Tuhan kepada umat Israel. Katanya: Beginilah Firman Tuhan, Dengarkanlah suara-Ku maka Aku akan menjadi Allah-mu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang kuperintahkan kepada-mu supaya kamu berbahagia!”

Tuhan selalu mengharapkan agar umat pilihan-Nya selalu ada bersama Dia dan mendengarkan Dia. Tetapi dalam kenyataannya, mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau memberi perhatian kepada Tuhan, melainkan mengikuti rancangan-rancangan dan kedegilan hatinya yang jahat. “

Ketulusan mereka sudah lenyap, sudah musnah dari mulut mereka.” Firman Tuhan. Satu peringatan bagi kita, bahwa oleh permandian kita pun sudah menjadi umat Allah. Tuhan juga mengharapkna yang sama dari kita agar selalu ada bersama dengan Dia dan mendengarkan Dia.

Satu pertanyaan bagi kita: sebagai umat Allah, apakah kita selalu setia pada-Nya? Apakah ketulusan kita masih murni? Apakah mulut kita masih menyuarakan Sabda kasih? Atau sebaliknya?

Injil hari ini melukiskan karya misi Kristus mengusir setan yang menguasai orang bisu. Sewaktu Setan dikeluarkan, orang beranggapan bahwa Yesus mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan. Satu konsep yang sungguh bertentangan dengan hakekat Yesus Kristus.

Yesus yang adalah Tuhan punya kuasa untuk mengusir setan. Setan pada dasarnya selalu taluk kepada Yesus Kristus. Mengapa orang beranggapan bahwa Yesus menggunakan kuasa Beelzebul? Alasan yang paling utama adalah mata hati mereka sudah dikuasai oleh hal-hal negatip.

tanda tanda Gagal Fokus bikin Ngeres Pikiran kita karena Mata hati mereka pada dasarnya sudah gelap. Kebaikan seseorang selalu dilihatnya sebagai sesuatu yang negatip karena mereka sudah menggunakan kaca mata negatip. Satu peringatan bagi kita bahwa pada zaman kita sekarang, orang seperti ini pun masih tetap hidup. Mungkin kita sendiri pernah mengalaminya, bahwa sesudah kita melakukan hal-hal yang baik, ada orang yang selalu mencaci maki kita, bahwa apa yang kita buat adalah tidak baik. Atau mungkin kita sendiri kadang bertingkah-laku seperti mereka, yaitu cemburu karena ada orang yang berbuat lebih banyak kebaikan dari kita.

Marilah saudara-saudari … Sebagai murid Kristus, kita sudah seharusnya selalu ada bersama Kristus dan siap mendengarkan Dia dan melakukan apa yang dikatakannya.

Kita berdoa semoga Tuhan membuka pikiran dan telinga hati kita agar kita selalu memikirkan, merasakan dan mendengarkan Dia kapan dan di mana saja.

Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!