Thursday , April 9 2020
Home / My Blog / Rohani / Hukum Tabur Dan Tuai Dalam Dunia Memang Nyata

Hukum Tabur Dan Tuai Dalam Dunia Memang Nyata

Hukum Tabur Dan Tuai Dalam Dunia Memang Nyata

Bagaimana kita menuai kebaikan bilamana kita tidak pernah menabur,segala sesuatu di dunia ini yang menimpa manusia adl menuai apa yg diperbuatnya dan anehnya Allah yang disalahkan Kena  AZAB,padahal Allah bapa tidak pernah mencelakakan Manusia,Karena perbuatan sendiri lah yang mengakibatkan menuai apa yang ditabur.

Hukum Tabur Dan Tuai Dalam Dunia Memang Nyata
Hukum Tabur Dan Tuai Dalam Dunia Memang Nyata

 

Mat 7:1-5

Keluarkanlah dahulu balok dari matamu sendiri.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata:
“Janganlah menghakimi, supaya kalian tidak dihakimi.
Karena dengan penghakiman

yang telah kalian pakai untuk menghakimi,
kalian sendiri akan dihakimi.
Dan ukuran yang kalian pakai untuk mengukur,

akan ditetapkan pada kalian sendiri.
Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu,
sedangkan balok dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu,
‘Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu’,
padahal di dalam matamu sendiri ada balok?

Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu sendiri,
maka engkau akan melihat dengan jelas
untuk mengeluarkan selumbar dari mata saudaramu.”

Saudara-saudari dan bapak ibu yang diberkatin dalam nama tuhan yesus

Seringkah kita di hakimi orang lain ( su zon) istilah jaman now,mungkin dikarenakan kita juga sering tanpa sadar juga bersikap demikian,betapa kita sangat mudah dan tanpa cek n ricek ikutin menjustice orang lain,ingat kita ini musafir selama di dunia krn manusia juga mudah jatuh dalam dosa

Betapa sering orang terjebak dan jatuh ke dalam persoalan karena kesalahan sendiri. Salah satu penyebab kesalahan kita adalah kekurangan evaluasi diri dan evaluasi atas berita yang diterima. Mereka sama sekali tidak mengevaluasi kebenaran berita itu. Itulah kecenderungan manusia, begitu cepat mengambil keputusan tanpa dasar veluasi yang memadai.
saudara-saudari …. Dalam Injil hari ini, Yesus mengajarkan kita untuk selalu sadarkan diri sebelum menghakimi sesama. Katanya: “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.” Inti dari nasihat Yesus ini adalah bahwa manusia adalah mahluk yang penuh kekurangan.

Sebelum kita menghakimi kita harus melihat diri, apakah kita selalu benar? Betapa sering kita menilai orang lain tanpa terlebih dahulu memeriksa diri sendiri. Kerelaan untuk menyadari kelemahan diri sendiri merupakan sikap bathin yang mesti terus menerus dilakukan,

dan tidak hanya terjadi sekali waktu. Sikap ini pun merupakan wujud kesetiaan pada ajaran Yesus. Dia menghendaki agar kita tidak muda menghakimi orang lain. Sebelum menilai orang lain kita harus sadar bahwa kita juga adalah mahluk yang penuh kekurangan.

Saudara-saudari … Dalam psikologi kepribadian dikenal empat jendela kepribadian manusia. Pertama: Saya tahu, engkau tahu. Contohnya sewaktu saya sakit, saya sedih. Orang yang melihat saya sedih, mereka tahu bahwa saya sedih karena saya sakit.

Kedua: Saya tahu, engkau tidak tahu. Contohnya saya tiba-tiba menangis. Orang heran-heran mengapa? Untuk itu, saya harus menjelaskan alasan mengapa saya menangis. Ketiga: saya tidak tahu, engkau tahu: Contohnya di saat saya tampil di depan umum, orang lain selalu tertawa, karena gerak-gerik saya.

Kadang saya malu karena orang selalu tertawakan saya. Untuk itu saya harus meminta mereka untuk menjelaskan mengapa mereka selalu menertawakan saya. Saya harus terbuka menerima kritikan positip orang lain agar tingkah laku dan gerak-gerak saya berubah.

Keempat: saya tidak tahu, engkau tidak tahu. Artinya saya tidak mengetahui mengapa saya cepat marah? Kadang saya heran mengapa? Orang lain juga selalu heran mengapa saya bersikap demikian. Untuk itu saya harus mencari orang profesional untuk proseskan hidup saya. Saya harus terbuka dan sungguh bekerja sama dengan dia agar saya tahu akar persoalannya.

Kalau kita sungguh mengenal diri sendiri, maka kita tidak akan dengan mudah menghakimi orang lain.
Marilah saudara-saudari … Sadarlah selalu akan kepribadian kita sebelum menghakimi sesama karena dengan menghakimi kita akan dihakimi.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu menggerakkan hati kita dan mendorong kita untuk selalu terbuka kepada bisikan Roh Kudus agar dengan demikian kita selalu bertindak sesuai dengan kehendak-Nya.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
Shares
error: Content is protected !!