Thursday , September 24 2020
Home / My Blog / Rohani / Karakter Kepemimpinan Yesus Bersumber Pada Cinta Kasih

Karakter Kepemimpinan Yesus Bersumber Pada Cinta Kasih

Karakter Kepemimpinan Yesus Bersumber Pada Cinta Kasih

Salah Satu Ciri bukti kepemimpinan yesus terhadap para muridnya Yakni mendoakan,memperingati,dan merangkul kembali para muridnya yang tergoda untuk lepas dari genggamannya.contoh kasus rasul petrus yang menyangkal Tuhan Yesus,dan dengan caranya yang penuh kasih,rasul petrus ditemuinya secara pribadi dengan tidak menyalahkannya,tetapi dengan kata kata sederhana”apahkah engkau mencintaiku?”

 

Yoh 17:20-26
Supaya mereka sempurna menjadi satu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam perjamuan malam terakhir,
Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi para pengikut-Nya,
“Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa,

tetapi juga untuk orang-orang,
yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
supaya mereka semua menjadi satu,

sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku
dan Aku di dalam Engkau,
agar mereka juga di dalam Kita,
supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Aku telah memberikan kepada mereka
kemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku,
supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:

Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku,
supaya mereka sempurna menjadi satu,
agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku,

dan bahwa Engkau mengasihi mereka,
sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Ya Bapa, Aku mau supaya di mana pun Aku berada,
mereka juga berada bersama-sama dengan Aku,
yakni mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku,

agar mereka memandang kemuliaan-Ku
yang telah Engkau berikan kepada-Ku,
sebab Enkau telah mengasihi aku sebelum dunia dijadikan

Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau,
tetapi Aku mengenal Engkau,
dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;

dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka
dan Aku akan memberitahukannya,
supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka
dan Aku di dalam mereka.”

Saudara-saudari dan bapak ibu yang diberkatin dalam nama tuhan yesus kristus

Lewat Injil hari ini, kita masih mendengar Yesus Kristus mendoakan para muridnya. Doa Yesus ini dimuat dalam seluruh bab 17: 1-26. Doa ini diucapkanNya pada malam perjamuan terakhir sebelum Dia ditangkap. Dalam Injil Yohanes bab 18-19 berisi ceritera tentang Yesus ditangkap.

dihadapakan ke Hanas; ke Pilatus; dihukum mati; disalibkan dan mati di kayu Salib. Dalam perjamuan terakhir Yesus memberi dirinya jadi makanan rohani bagi para muridNya. Rupanya Dia juga sudah melihat apa yang akan terjadi ke atas para muridnya sesudah Ia ditangkap .

dihukum mati dan mati di salib. Dia sudah membayangkan ketakutan para muridnya. Sadar akan keterbatasan para muridNya, maka kini Dia memohon kepada BapaNya untuk menjaga mereka. Dia sudah peringatkan Petrus bahwa Setan akan menggodai dia sehingga dia menyangkal Yesus tiga kali.

Tetapi karena Yesus sudah mendoakan Petrus makanya Petrus kembali bertobat dan tetap mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhannya. Kita baca perkataan Yesus ini dalam injil Lukas 22:31 -32. Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum,

tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.” Yesus sangat mencintai Simon Petrus. Dia sangat memahaminya. Karena doa Yesus maka mereka semua tetap bersatu sesudah Yesus ditangkap dan wafat. Inti doa Yesus adalah agar para muridNya tetap kuat dalam iman dan tetap bersatu sebagai saudara.

Dalam bacaan pertama hari ini yang diambil dari Kis 22:30+23:6-11, di sana diceriterakan bagaimana Paulus diteguhkan oleh Tuhan sewaktu dia ditangkap oleh orang Yahudi. Pada malam berikutnya Tuhan berdiri di sisinya dan berkata:

“kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.”
Tuhan Yesus selalu mendoakan para muridnya terlebih bagi mereka yang lagi menjalankan tugas pelayananNya. Dia sangat mencintai murid-Nya.

terlebih mereka yang melayani-Nya. Dia selalu hadir bersama mereka dan memberi mereka kekuatan dan kesabaran. Kita ingat pengalaman para murid-Nya yang lagi terapung di tengah laut karena angin ribut dan gelombang tinggi.

sementara Yesus lagi berdoa sendirian di gunung. Yesus tahu apa yang sedang dihadapi para muridNya. Yesus datang berjalan di atas laut dan memberi mereka peneguhan katanya “Tenanglah, Aku ini, jangan takut! Lalu Ia naik ke perahu mendapati mereka dan angin pun redahlah.”

Markus 6:50-51. Itulah Yesus Kristus, Tuhan kita. Dia tidak pernah melupakan para muridNya, terlebih mereka yang selalu setia menjalankan tugasNya. Ia sangat mencintai muridNya dan selalu mengharapkan agar para murid-Nya selalu setia padaNya dan menjalankan tugas-Nya.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu menguatkan iman kita dan menggerakkan hati kita untuk selalu menjalankan tugas-Nya dengan penuh semangat.

Marilah kita memohon Bunda untuk selalu mendoakan kita agar kita selalu setia pada Kristus dan tekun menjalankan tugas yang sudah dipercayakannya kepada kita. Amin.

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!