Friday , September 25 2020
Home / My Blog / Rohani / Makna Kamis Putih Bagi Umat Kristen

Makna Kamis Putih Bagi Umat Kristen

Makna Kamis Putih Bagi Umat Kristen

Bisa Dirasakan bagaimana Kegundahan Hati Yesus Yang sebentar lagi dia Harus Mati disalib,mengungkapkan Rasa Sayangnya kepada Orang terdekat,Yakni dengan tindakan nyata membasuh kaki para murid sendiri sebagai ungkapan cinta.dan makan terakhir bersama merayakan perjamuan terakhir.

Makna Kamis Putih Bagi Umat Kristen
Makna Kamis Putih Bagi Umat Kristen

Yoh 13:1-15

Sebelum hari raya Paskah mulai,
Yesus sudah tahu bahwa saatnya sudah tiba
untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa.

Sebagaimana Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya,
demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai saat terakhir.
Ketika mereka sedang makan bersama,

Iblis membisikkan dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon,
rencana untuk mengkhianati Yesus.
Yesus tahu,

bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya
dan bahwa Ia datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah.
Maka bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya.

Ia mengambil sehelai kain lenan
dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,
kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi,

dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya,
lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.

Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus.
Kata Petrus kepada-Nya,
“Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?”
Jawab Yesus kepadanya,

“Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang,
tetapi engkau akan memahaminya kelak.”
Kata Petrus kepada-Nya,

“Selama-lamanya Engkau tidak akan membasuh kakiku!”
Jawab Yesus, “Jikalau Aku tidak membasuh engkau,
engkau tidak akan mendapat bagian bersama Aku.”

Kata Simon Petrus kepada-Nya,
“Tuhan, jangan hanya kakiku saja,
tetapi juga tangan dan kepalaku!”
Kata Yesus kepadanya,

“Barangsiapa sudah mandi, cukuplah ia membasuh kakinya,
karena ia sudah bersih seluruhnya.
Kamu pun sudah bersih, hanya tidak semua!”
Yesus tahu siapa yang akan menyerahkan Dia;
karena itu Ia berkata, “Tidak semua kamu bersih.”

Sesudah membasuh kaki mereka,
Yesus mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya.
Lalu Ia berkata kepada mereka,

“Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan,
dan katamu itu tepat,

sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Nah, jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu,
maka kamu pun wajib saling membasuh kaki.
sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu,
supaya kamu juga berbuat seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”

Bapak ibu yang diberkatin dalam nama tuhan Yesus Kristus

saudara-saudari … Warisan Yesus yang paling utama adalah KASIH. Dia tunjukkan kasih-Nya itu kepada siapa saja. Ia memeteraikan warisan kasih itu dengan memberi Tubuh dan Darah-Nya yang kita sebut Ekaristi kepada para murid-Nya.

Makna Kamis putih bagi orang kristen sangat dalam artinya,dimana kita dituntut meneladani makna pelayanan,DIA mempersembahkan tubuh dan darahnya kepada manusia sebagai kekuatan untuk melakukan gerakan cinta kasih kepada sesama sudahkah kita melakukannya?

Banyak orang mengalami dan memberi kesaksian betapa kuat dan besarnya manfaat dari Tubuh dan Darah Kristus. Warisan kasih Kristus ini sungguh menghidupkan orang yang menerimanya dengan penuh iman. Tubuh dan Darah Kristus sungguh menguatkan mereka yang lemah dan mencerahkan pikiran mereka yang bingung.

Seorang teman pastor misionaris membagi pengamalam imannya berhubungan dengan kekuatan Tubuh dan darah Kristus. Katanya bahwa setiap hari Minggu ia merayakan 4 misa. Misa pertama jam 6:30 di Penjara, misa kedua jam 8:30 di pusat paroki, misa ketiga jam 11:30 di lingkungan dan misa keempat jam 2:00 sore di lingkungan.

Misa pertama dan kedua masih gampang dijangkau dengan mobil karena jalannya bagus. Tetapi misa ketiga dan keempat jalannya sangat buruk tambah lagi topografi lingkungannya sangat berbukit-bukit. Kadang pastor tinggalkan mobil di jalan raya dan dia harus berjalan kaki menuju tempat yang dituju.

Betapa sering dia alami rasa haus dan lapar, tetapi sesudah memakan tubuh dan meminum darah Kristus ia kembali merasa kuat. Sabda Kristus: “Inilah Tubuh-Ku, ambillah dan makanlah!”, dipahami oleh pastor ini sebagai satu ajakan untuk makan bersama Kristus pada saat itu.

Dia menerimanya dengan penuh iman. Sewaktu dia memakannya, dia langsung merasakan ada kekuatan dan kepuasan tersendiri. Demikian pun dengan darah Kristus: “Inilah darah-Ku, ambilah dan minumlah!” Sesudah meminumnya, ia merasa legah dan segar kembali. Itulah warisan kasih yang diberikan Kristus kepada kita. Warisan itu sangat besar manfaatnya bagi kita.

Sebagai murid Kristus, pasti Kristus mengharapkan agar kita meneruskan warisan-Nya kepada orang lain, agar warisan yang suci ini tidak hilang, sebaliknya selalu hidup untuk selamanya. Marilah kita pancarkan warisan Kasih Kristus ini kepada sesama kita dengan penuh kasih.

Saudara-saudari … Pada hari ini, kita juga ingat para imam, yang merayakan pesta imamat mereka. Yesus memulai merayakan Misa pada hari Kamis Putih. Misa yang sudah dimulai oleh Yesus kini ini diteruskan oleh para imam. Hari Kamis Putih dilihat sebagai hari para imam. Doakanlah para imam kita agar mereka selalu tekun dalam tugas pelayanan dan selalu memancarkan warisan Kasih Kristus kepada sesama.

Bersama Bunda Maria, kita berdoa semoga Tuhan selalu bekerja dalam diri kita agar kita pun selalu mampu memancarkan Kasih kristus kepada dunia di mana saja kita berada.

Selamat merayakan Pesta Imamat untuk para Imam. Semoga Tuhan membarkati kalian semua. Amin!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!