Wednesday , June 3 2020
Home / My Blog / Rohani / Mengapa Yesus Ditolak Yahudi

Mengapa Yesus Ditolak Yahudi

Mengapa Yesus ditolak yahudi

Yesus Adalah kontoversi,dia diramal oleh tetua Yahudi akan menjadikan perbantahan di sesama manusia,Ajaran Yesus adalah cinta kasih,mendobrak aturan manusia seolah olah itu dari  perintah Allah.Pernahkah atau seringkah kita membuat aturan tapi di hubung hubungkan dengan ayat ayat,seolah olah itu perintah dari manusia?

Ketenaran Yesus dan Mujijatnya menjadikan para ahli taurat merasa tersingkir dan pamor mereka menurun ,banyak masyrakat beralih akan ajaran yesus,menjadikan ahli taurat kehilangan Fansnya ujungnya duit yg mereka terima berkurang.

mengapa yesus ditolak yahudi
mengapa yesus ditolak yahudi

Bacaan Injil
Yoh 13:21-33.36-38

dalam perjamuan Paskah dengan murid-murid-Nya

Yesus sangat terharu, lalu bersaksi,
“Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.”

Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain;
mereka bertanya-tanya siapa yang dimaksudkan-Nya.
Seorang di antara murid-murid Yesus,

yaitu murid yang dikasihi-Nya,
bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.
Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata,

“Tanyakanlah siapa yang dimaksudkan-Nya!”
Murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling
dan berkata kepada Yesus,

“Tuhan, siapakah itu?”
Jawab Yesus, “Dia adalah orang,
yang kepadanya Aku akan memberikan roti,
sesudah Aku mencelupkannya.

“Sesudah berkata demikian, Yesus mengambil roti,
mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas,
anak Simon Iskariot.

Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis.
Maka Yesus berkata kepadanya,
“Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.”

Tetapi tidak ada seorang pun
dari antara mereka yang duduk makan itu
mengerti apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas.

Karena Yudas memegang kas, ada yang menyangka
bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa
yang perlu untuk perayaan itu,

atau memberi apa-apa kepada orang miskin.
Yudas menerima roti itu lalu segera pergi.
Pada waktu itu hari sudah malam.

Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus,
“Sekarang Anak Manusia dipermuliakan,
dan Allah dipermuliakan di dalam Dia.

Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia,
Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya,
dan akan mempermuliakan Dia dengan segera.

Hai anak-anak-Ku,
tinggal sedikit waktu saja Aku bersama kamu.
Kamu akan mencari Aku,

dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi
‘Ke tempat Aku pergi tidak mungkin kamu datang’
demikian pula Aku mengatakannya sekarang kepada kamu.

Simon Petrus berkata kepada Yesus,
“Tuhan, ke manakah Engkau pergi?”
Jawab Yesus,

“Ke tempat Aku pergi,
engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang,
tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.”

Kata Petrus kepada-Nya,
“Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang?
Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!”

Sahut Yesus, “Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku?
Sesungguhnya Aku berkata kepadamu:
Sebelum ayam berkokok,
engkau akan menyangkal Aku tiga kali.”

Bapak ibu yang diberkatin dalam nama yesus kristus

Pada suatu hari seorang teman datang ungkapkan perasaan sedihnya karena ia ditolak oleh temannya. Sewaktu ditanya: “Apa alasan mengapa ia ditolak?” Katanya hanya karena ada perbedaan pendapat. Masing-masing berpegang pada pikirannya, yang satu menganggap dirinya benar, sementara yang satu juga menganggap dirinya benar.

Apa yang dialami oleh teman ini, justru itulah yang dialami oleh Yesus 2000 tahun yang lalu. Yesus diutus oleh Bapa-Nya ke dunia ini untuk menyelamatkan manusia. Ada yang menerimanya, tetapi tidak sedikit orang pun yang menolaknya. Yang sangat menyedihkan adalah, bahwa justru orang-orang yang selalu memuji Tuhan itulah yang menolak kehadiran Yesus.

Para ahli Taurat dan orang Farisi, yang sangat berpengaruh, yang selalu berpegang teguh pada hukum Taurat Musa dan adat istiadat nenek moyang bangsa Israel, justru merekalah yang menolak Yesus; Para imam Yahudi, yang selalu membawa persembahan di Bait Allah, sangat ngotot menolak Yesus.

Penolakan mereka didasarkan pada perbedaan pendapat. Mereka berpikir bahwa Mesias yang datang itu datang dengan penuh kemuliaannya dan membawa perubahan politik. Tetapi kenyataannya sangat lain. Mereka sangat kuat pada konsep mereka dan selalu berjuang agar Yesus harus dibunuh.

Saudara-saudari … Mengawali Sabda Injil hari ini, penginjil Yohanes melukiskan keadaan Yesus. Yohanes katakan, bahwa Yesus sangat terharu. Apa yang membuat Yesus sangat terharu? Yang membuat Yesus sangat terharu adalah karena begitu banyak orang yang tidak menerima Dia sebagai utusan Bapa.

Dia juga sudah membayangkan apa yang akan terjadi ke atas para utusan-Nya di kemudian hari, bahwa mereka juga akan ditolak. Dan yang paling menyedihkan adalah bahwa satu dari para rasul-Nya akan mengkianati Dia. Rupanya Yesus tidak bisa tahan lagi menahan rasa sakitnya.

Karena itu dengan polos Dia katakan kepada para murid-murid-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.” Satu pengumuman yang membuat murid-murid-Nya kaget. Masing-masing mau mencari tahu, siapakah dia?

Masing-masing mau membenarkan diri bahwa dia tidak mungkin mengkianati Yesus. Yudas pun demikian. Yesus pun sudah mengingatkan Petrus bahwa dia juga akan mengingkari Yesus tiga kali.

semua adalah pengikut Kristus. Sebagai murid Kristus mungkin kita juga memiliki sikap seperti Yudas Iskariot dan Petrus serta Thomas. Kita berdoa semoga sifat Yudas Iskariot jangan pernah menjadi miliki kita. Mengapa? Karena dia mengkianati Yesus dan mengambil keputusan membunuh dirinya sendiri.

Dia tidak berbalik kepada Yesus memohon ampun, tetapi sebaliknya dia melakukan dosa bertambah berat. Kalau toh kita jatuh dalam dosa, seperti Petrus dan Thomas, kembalilah kepada Tuhan dan mohon ampun. Tuhan selalu siap mengampuni dosa dan kesalahan kita.

Marilah kita selalu bekerja sama dengan para utusan Kristus. Karena dengan menolak para utusan Kristus, Kristus pun akan merasa terharu dan sedih.

Bersama Bunda Maria kita berdoa, semoga Tuhan menggerakkan hati kita agar kita selalu siap menerima Kristus dan utusan. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
Shares
error: Content is protected !!