Thursday , September 24 2020
Home / My Blog / Rohani / Menghilangkan Rasa Cemas atau Takut,Sebut nama Yesus

Menghilangkan Rasa Cemas atau Takut,Sebut nama Yesus

Menghilangkan Rasa Cemas atau Takut,Sebut nama Yesus

Bagaimana Rasanya bilamana kita selalu merasa curiga dan apriori,suasana batin yang kacau,kita pasti tidak tenang dan gelisah,Yesus sebelum manusia juga telah mengalami itu di kamis Putih,dan dikalahkan dengan bersandar kepada Bapa disurga,hadiah terbesar Manusia .

Yesus adalah allah melalui kebangkitannya dari kematian,telah melaluinya,dialah contoh terbaik bagaimana Dia Bersandar kepada bapa Disurga,Kenapa kita tidak juga berseru Kepada yesus pada saat kita mengalami depresi.krn dia selalu mengatakan “damai sejahtera”

24:35-48

Mesias harus menderita
dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Dua murid yang dalam perjalanan ke Emaus,
ditemui oleh Yesus yang bangkit,
segera kembali ke Yerusalem.

Mereka menceriterakan kepada saudara-saudara
apa yang terjadi di tengah jalan,
dan bagaimana mereka mengenal Yesus
pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.

Sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu,
Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata,
“Damai sejahtera bagi kamu!”

Mereka terkejut dan takut,
karena menyangka bahwa mereka melihat hantu.
Akan tetapi Ia berkata kepada mereka,

“Mengapa kamu terkejut,
dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hatimu?
Lihatlah tangan dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini!

Rabalah Aku dan lihatlah,
karena hantu kan tidak ada daging dan tulangnya,
seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”

Sambil berkata demikian
Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.

Dan ketika mereka belum juga percaya
karena girang dan masih heran,
berkatalah Yesus kepada mereka,

“Adakah padamu makanan di sini?”
Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.

Yesus berkata kepada mereka,
“Inilah perkataan yang telah Kukatakan kepadamu
ketika Aku masih bersama-sama kamu,

yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku
dalam kitab Taurat Musa, kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”
Lalu Yesus membuka pikiran mereka,
sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

Kata-Nya kepada mereka, “Ada tertulis demikian:
Mesias harus menderita
dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.

Dan lagi: dalam nama-Nya
berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa
harus disampaikan kepada segala bangsa,
mulai dari Yerusalem.
Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

Demikianlah sabda Tuhan.

bapak ibu dan Saudara-saudari yang diberkatin dalam nama tuhan yesus

Pada suatu pagi seorang teman ditodong oleh para perampok. Beberapa hari sesudah kejadian itu, teman ini selalu merasa takut dan cemas. Entah pada siang hari atau malam hari, dia selalu mencek apakah pintu rumahnya dalam posisi terkunci atau belum?

Setiap kali ada bunyi, dia selalu merasa kaget dan takut. Singkatnya dia merasa tidak nyaman. Ketakutan dan kecemasan selalu menghantui dia. Dia cemas dan takut jangan-jangan para perampok akan datang merampok dia lagi. Dalam situasi seperti ini, yang sangat dirindukannya adalah damai sejahtera!

Hari ini kita mendengar kisah Injil bahwa para murid Yesus merasa sangat takut dan cemas jangan-jangan musuh-musuh Yesus datang mencari mereka. Karena itu mereka selalu tinggal dalam rumah yang terkunci. Ketika Yesus masuk ke dalam rumah tanpa melalui pintu, mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

Sadar akan situasi para murid-Nya, Yesus dengan tenang meneguhkan mereka dengan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu.” Yesus tahu dengan pasti, bahwa mereka lagi dalam situasi takut, cemas dan bingung. Karena itu, Yesus menghadiahkan mereka dengan satu hadiah yang paling indah dan tepat yaitu dengan memberi mereka DAMAI SEJAHTERA!

Kalau di posisi bathin kita dalam keadaan aman, maka pikiran dan perasaan kita akan sangat gampang diatur. Tetapi sebaliknya kalau disposisi bathin kita dalam keadaan kocar-kacir, tidak teratur, maka pikiran dan perasaan kita pun akan sangat sulit dikontrol.

Itulah alasan mengapa Yesus memberi mereka damai sejahtera.
Sesudah Yesus memberi mereka hadiah terindah itu, kemudian Dia berkata mereka: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keraguan-raguan di dalam hati kamu?” Rupanya Yesus mengetahui bahwa mereka masih takut dan cemas.

Karena itu, untuk meyakinkan mereka, bahwa Dia adalah Guru mereka, Kristus yang sudah disalibkan, dipaku dan mati di salib dan kini bangkit kembali, Ia tunjukkan bekas luka-luka pada tangan, kaki dan lambung-Nya dan mengajak mereka untuk memasukkan jari mereka ke dalam bekas-bekas paku itu.

Dengan itu, Yesus mau meyakinkan mereka bahwa Dia bukanlah hantu seperti yang mereka pikirkan, tetapi Guru mereka, Yesus kristus, yang baru bangkit dari kematian. Yesus amati bahwa pikiran dan perasaan mereka sudah dikuasai oleh perasaan takut dan cemas yang berlebihan,

karena itu sekali lagi Dia mau yakinkan mereka dengan meminta makanan dan memakan makanan itu di depan mata mereka. Sesudah memakan ikan yang diberikan itu, Ia amati bahwa mereka sudah percaya bahwa Dia adalah Kristus.

Sekarang tibalah saatnya Dia mulai mengajar dan mengingatkan mereka akan apa yang sudah diramalkan oleh para nabi dalam perjanjian lama. Kata Yesus kepada mereka: “Harus digenapilah semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi

kitab Mazmur, bahwa Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.” Kemudian Yesus berkata kepada mereka: “Kamu adalah saksi dari semuanya.”

Saudara-saudari … Di saat kita alami rasa takut dan cemas, datanglah kepada Kristus. Mintalah pada-Nya agar Dia memberi kita Damai Sejahtera. Damai sejahtera yang diberikan Kristus akan mengubah disposisi bathin kita dari rasa galau menjadi rasa nyaman dan pasti.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!