Tuesday , September 29 2020
Home / My Blog / Rohani / Misteri Sakramen ekaristi dalam kacamata Katolik

Misteri Sakramen ekaristi dalam kacamata Katolik

Misteri Sakramen ekaristi dalam kacamata Katolik

Sakramen ekaristi adalah Puncak perayaan perubahan mujijat roti dan angur menjadi darah dan tubuh Yesus,Diyakini Hosti yang dibagikan adalah Tubuh kristus sendiri yang masuk dalam manusia sehingga allah hadir dalam dirinya dengan ditandai damai sukacita.rasa damai inilah yang membuat manusia bahagia.

Misteri Sakramen ekaristi dalam kacamata Katolik
Misteri Sakramen ekaristi dalam kacamata Katolik

Yoh 6:60-69
Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Setelah Yesus menyelesaikan ajaran-Nya tentang roti hidup,
banyak dari murid-murid-Nya berkata,
“Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?”

Yesus dalam hati-Nya tahu,
bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu,
maka berkatalah Ia kepada mereka,

“Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?
Lalu bagaimanakah,
jikalau kamu melihat

Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna!
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu

adalah roh dan hidup.
Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.”

Sebab Yesus tahu dari semula,
siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
Lalu Ia berkata, “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu:

Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku,
kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.”

Mulai dari waktu itu banyak murid Yesus mengundurkan diri
dan tidak lagi mengikut Dia.
Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya,
“Apakah kamu tidak mau pergi juga?”

Jawab Simon Petrus kepada-Nya,
“Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.
Kami telah percaya dan tahu,
bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”

Saudara-saudari bapak ibu yang diberkatin dalam nama tuhan yesus

Ada beberapa pernyataan dan ajaran Yesus sungguh sangat menantang para pendengar. Reaksi para pendengar pun hampir sama: “Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?” Perkataan yang mana yang keras dan siapa yang sanggup mendengarkannya?

Perkataan itu antara lain: memakan tubuh dan meminum darah Kristus, mencintai musuh dan mengingkari kehendak sendiri. Benarkah perkataan-perkataan ini keras? Mungkin bagi yang tidak mengimani Yesus secara penuh terasa keras, tetapi bagi yang sungguh percaya dan mengimani Kristus secara total semua perkataan ini terasa lembut dan penuh makna.

Dalam Injil hari ini, banyak yang bereaksi negatip terhadap ajaran Kristus tentang memakan tubuh dan meminum darah-Nya. Katanya: “Barangsiapa yang memakan tubuh-Ku dan meminum darah-Ku akan memperoleh kehidupan kekal.

Para pendengar mengartikan pernyataan Yesus ini secara hurafiah. Mereka berpikir bahwa Yesus harus dibunuh kemudian dagingnya dipotong-potong lalu dibagikan kepada mereka yang mengikuti-Nya, demikian pun dengan darahnya, darahnya ditampung lalu dibagi-bagi kepada para pengikutnya dan diminum.

Memakan tubuh dan meminum darah Kristus berarti menerima Yesus Kristus secara utuh. Yesus sudah menjadikan roti dan anggur, yang sudah diberkati dalam perayaan misa, sebagai simbol tubuh dan darah-Nya. Perkataan yang penuh kuasa, yang keluar dari mulutnya, sudah merubah roti dan anggur itu menjadi tubuh dan darahnya.

Itulah kuasa Tuhan. Ia bisa merubah apa yang bagi manusia tidak mungkin, tetapi bagi Tuhan semuanya bisa terjadi. Tubuh jasmani Kristus tidak harus dicincang dan darahnya harus ditampung lalu diminum, tetapi kata-kata yang sudah digunakan-Nya pada waktu memecahkan roti dan menyerahkan piala berisi anggur pada malam perjamuan terakhir.

itu diucapkan kembali oleh imam pilihan Allah dalam perayaan Misa dan berkat karya Roh Kudus, maka roti dan anggur, yang diberkati itu, berubah menjadi tubuh dan darah Kristus. Barangsiapa percaya dan menerima perkataan Yesus ini pasti akan selalu merasakan efek dari memakan tubuh dan meminum darah Kristus waktu Misa.

Marilah saudara-saudari … Terimalah pernyataan Kristus dengan penuh iman, dan hayati serta amalkanlah dalam hidup harian dengan sepenuh hati. Kalau kita menerimanya dengan penuh iman, maka perkataan Kristus itu tidak lagi dirasakan sebagai sesuatu yang sangat keras, sebaliknya akan terasa sangat lembut dan penuh makna.

Kita berdoa semoga kita selalu kuat dalam iman dan setia menghayati dan mengamalkan perintah Tuhan.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!