Thursday , September 24 2020
Home / My Blog / Rohani / Puasa katolik rabu abu

Puasa katolik rabu abu

Puasa katolik rabu abu
Puasa katolik rabu abu

Kwajiban agamamu tak perlu di perlihatkan

 khotbah di bukit Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya,

“Hati-hatilah,
jangan sampai melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang
supaya diperlihatkan.
Karena jika demikian,
kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

Jadi, apabila engkau memberi sedekah,
janganlah engkau mencanangkan hal itu,
seperti yang dilakukan orang munafik
di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong,
supaya mereka dipuji orang.

Aku berkata kepadamu: ‘Mereka sudah mendapat upahnya.’
Tetapi jika engkau memberi sedekah,
janganlah diketahui tangan kirimu
apa yang diperbuat tangan kananmu.

Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi.
Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi
akan membalasnya kepadamu.

Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik.
Mereka suka mengucapkan doanya
dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat
dan pada tikungan-tikungan jalan raya,
supaya mereka dilihat orang.

Aku berkata kepadamu, ‘Mereka sudah mendapat upahnya.’
Tetapi jika engkau berdoa,
masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu,
dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.
Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi
akan membalasnya kepadamu.

Dan apabila kamu berpuasa,
janganlah muram mukamu seperti orang munafik.
Mereka mengubah air mukanya,
supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa.

Aku berkata kepadamu, ‘Mereka sudah mendapat upahnya.’
Tetapi apabila engkau berpuasa,
minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa,
melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.
Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi
akan membalasnya kepadamu.”

Demikianlah sabda Tuhan.

=================

Puasa Katolik rabu abu
(Matius 6:1 – 6. 16-18)

Saudaraku yang diberkatin oleh tuhan yesus … Seorang teman dengan penuh entusias menyampaikan kepada saya bahwa dia sangat berubah setelah mengikuti retreat.

Saya turut bangga karena kehidupan teman ini sebelumnya sungguh menyedihkan. Tetapi sayangnya, beberapa minggu sesudah retreat, kecelakaan menimpa teman ini. Dia alami kecelakan mobil. Mobil masuk jurang. Sesudah dicari tahu penyebabnya, ternyata dia mengendarai mobil dalam keadaan mabuk.

Saya turut sedih, ternyata temanku masih seperti dulu. Perubahan total belum terjadi padanya. Perubahan total hanya bisa terjadi kalau keinginan untuk berubah datang dari dalam diri sendiri.

Perubahan karena kemauan untuk berubah pasti akan mendatangkan dampak yang sangat positip. Tetapi kalau karena desakan dari luar, pasti hasilnya cuma sesaat.

Kita ingat orang yang menggunakan kosmetik. Motivasi penggunaan kosmetik adalah agar kelihatan mulus dan cantik sehingga bisa tampil dengan baik. Efeknya lebih pada penampilan lahiriah dan hanya bersifat sementara.

Tetapi begitu kena basah atau keringat, maka kencantikannya turut terhapus. Kecantikan yang bisa bertahan lama sesunguhnya datang dari dalam diri, kecantikan yang sudah menyatu dengan diri sendiri, seperti tingkah-laku baik, yang bisa menawan hati banyak orang.

Agar bisa memperoleh perubahan total, Kita butuh revolusi bathin, revolusi mental dengan satu motivasi positip yaitu mau berubah menjadi manusia baru, tanpa menggunakan topeng.

Saudara – saudari…. Pada hari ini kita memulai Masa Prapaskah dengan penerimaan Abu di dahi. Sebuah tanda universal dalam gereja kita sebagai satu ungkapam pertobatan.

Abu yang kita terima lewat dahi akan punya nilai kalau didukung oleh sikap bathin dan pikiran yang tulus. Apakah hati dan pikiran kita siap untuk berubah dari kebiasaan lama yang selalu menjerumuskan kita ke dalam tangan setan atau menerima Abu tanpa sadar, hanya sekedar ikut-ikutan sehingga efeknya sama sekali tidak mendatangkan perubahan bathin dan mental?
Sebagai pengikut Kristus, kita butuh revolusi bathin dan revolusi mental. Katakan kepada diri sendiri, bahwa Abu yang kita terima sekarang adalah satu tanda peringatan bagi kita untuk memperbarui diri, memperbarui semangat kita dalam berkomunikasi dengan Tuhan dan sesama.

Dalam masa Prapaska ini, Injil menganjurkan kita untuk melakukan tiga hal penting, yaitu berpuasa, beramal dan berdoa.

Marilah saudara-saudari … Kita berdoa semoga ketiga kegiatan agama yang ditawarkan Injil hari ini, yaitu puasa, amal dan doa, kita lakukan dengan tulus dan dengan penuh tanggung-jawab sehingga dengan demikian perubahan pun terjadi dalam diri kita.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Selamat berbuka Puasa! Semoga Tuhan senantiasa menyertai kita. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!