Tuesday , March 31 2020
Home / My Blog / Rohani / Topeng Topeng Kehidupan Manusia

Topeng Topeng Kehidupan Manusia

Topeng Topeng Kehidupan Manusia

itulah realita sebuah kehidupan,perlu sikap dan komitmen,kadang kita gampang sekali mengucapkan sumpah ,untuk meyakinkan sesama kita padahal kita berbohong,kadang kita mempermainkan kata sumpah,katakan sejujurnya saja bila ya atau tidak.

Topeng Topeng Kehidupan Manusia
Topeng Topeng Kehidupan Manusia

Mat 5:33-37

Aku berkata kepadamu, jangan sekali-kali bersumpah.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata,
“Kalian telah mendengar
apa yang disabdakan kepada nenek moyang kita,

‘Jangan bersumpah palsu,
melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.’
Tetapi Aku berkata kepadamu,

‘Janganlah sekali-kali bersumpah,
baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya,
ataupun demi Yerusalem,

karena Yerusalem adalah kota Raja Agung.
Jangan pula bersumpah demi kepalamu,
karena engkau tidak berkuasa
memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun.

Jika ya, hendaklah kalian katakan: ya,
jika tidak, hendaklah kalian katakan: tidak.
Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat.

saudara-saudari … Hari ini Yesus mengajak para pendengar dan kita semua agar selalu bersikap jujur dan berkata benar. Katanya: “Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak!” Mengapa Yesus ngomong tentang kejujuran dan kebenaran?

Karena Dia sendiri sudah menyaksikan dan alami bahwa begitu banyak orang termasuk pemuka-pemuka agama, orang – orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersikap tidak jujur dan menipu banyak orang. Yesus mengingatkan para murid-Nya untuk bersikap jujur dan berkata benar.

Tidak ada guna dan untungnya hidup tidak jujur dan menipu orang lain. Semakin kita menipu dan tidak jujur, hidup kita akan tidak karuan. Cepat atau lambat ketidak jujuran kita akan terbuka dengan sendirinya dan kita akan tidak dipercayakan orang.

Karena itu Yesus katakan: “Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak!” Hidup apa adanya selalu membuat kita nyaman; Kejujuran kita akan selalu mendatangkan kedamaian hati dan pikiran kita. Tuhan, yang adalah sumber segala kebenaran dan kejujuran.

selalu mengharapkan umat ciptaan-Nya hidup jujur dan berkata benar. Penipuan dan kepalsuan manusia tidak bisa mengalahkan Tuhan. Penipuan kita tidak membuat Tuhan kalah. Sebaliknya kitalah yang akan kalah!
Sabda Tuhan adalah kebenaran dan hukum-Nya pun adalah kebenaran.

Kebenarannya membebaskan kita dari segala ilusi atau kayalan dan kepura-puraan. Yesus Kristus katakan kepada para muridnya: kebenaran akan membebaskan kamu.
Pertanyaan kita: mengapa manusia selalu punya kencendrungan untuk berkata tidak jujur dan tidak benar? Alasan utama adalah karena kelemahan manusia dalam hal komitment! kebenaran dan kejujuran sangat menuntut komitment, tanggungjawab dan pengorbanan.

Kita harus hidup sesuai dengan kata-kata dan tugas kita. Sikap dan cara hidup kita harus selalu dibimbing oleh apa yang kita katakan. Contohnya kalau kita katakan: saya berjanji untuk kunjungi orang sakit setiap hari kamis, maka setiap hari kamis saya harus selalu menjalankannya tanpa alasan untuk mengingkarinya lagi. Atau kita berjanji untuk memberi seseorang sesuatu, kita harus tepati janji itu tanpa alasan untuk mengingkarinya.

Saudara-saudari …. Di jaman kita level kepercayaan terhadap sesama semakin berkurang karena tidak ada komitment. Salah satu contohnya adalah kita kurang percaya kepada pemimpin politik kita karena sering mereka tidak menepati janjinya yang sudah diuar-uarkannya selama kampanye.

Tetapi sesudah menang, sangat sering janjinya tidak ditepati. Kebenaran dan kejujuran kata-katanya tidak nampak dalam kenyataan.Tetapi kalau kita ingat Tuhan: Dia selalu menepati janji-Nya. Yesus Kristus adalah bukti nyata betapa setianya Tuhan kepada manusia. Tuhan menjanjikan bahwa Ia akan mengutus Puteranya, dan terjadilah demikian.

Tuhan menjanjikan bahwa Ia akan mengutus Puteranya, dan terjadilah demikian. Yesus Kristus selama hidupnya pun selalu berkata benar.Lazarus yang sudah mati keluar dari kubur dan Lazarus pun berjalan keluar dari kubur. Tuhan berkata Ya dan memang artinya ya. Yesus mengajak para murid-Nya untuk bersikap jujur dan berkata benar.

Ia menyuruh Lazarus yang sudah mati keluar dari kubur dan Lazarus pun berjalan keluar dari kubur. Tuhan berkata Ya dan memang artinya ya. Yesus mengajak para murid-Nya untuk bersikap jujur dan berkata benar.

Marilah saudara-saudari … Promosikanlah kejujuran dan kebenaran. Berkatalah ya jika maksudnya ya; dan berkata tidak jika maksud tidak. Bersikap Jujur dan berkata benar akan selalu membebaskan kita.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita agar kita selalu hidup jujur dan berkata benar apapun situasi yang sedang kita alami. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
Shares
error: Content is protected !!