Friday , September 25 2020
Home / My Blog / Rohani / Yesus Wafat Di Kayu Salib Pada Hari Jumat

Yesus Wafat Di Kayu Salib Pada Hari Jumat

Yesus Wafat Di Kayu Salib Pada Hari Jumat

Inilah Rahasia Terbesar Yesus Wafat di kayu salib,yakni Supaya Manusia Berkesempatan bisa bersatu dgn bapa disurga sesudah manusia Mati di dunia.Yesus Adalah kontroversi,masa sie Allah berubah wujud jadi manusia?untuk alam pikiran manusia tidak mungkin,tetapi kalau dirunut Janji allah yang tertulis diwahyukan para nabi sebelum yesus lahir sudah banyak tertulis.dan semua digenapinya.

Tanda tanda ke allah dalam diri yesus,diawali dari kelahiran yang menakjubkan,buah dari roh kudus,sampai banyak mujijat yang diperlihatkan kepada manusia,diantaranya membangkitkan orang mati.tak ada seorang nabi pun yang bisa membangkitkan orang mati,hanya YESUS seorang,dan itu adalah tanda Dia memang Allah menjelma menjadi manusia.

Yesus Wafat Di Kayu Salib Pada Hari Jumat
Yesus Wafat Di Kayu Salib Pada Hari Jumat

ibu dan saudara saudari yang diberktin dalam nama tuhan yesusu kristus

Hari ini kita memperingati sengsara dan wafatnya Yesus Kristus. Perayaan hari ini, khususnya dalam Gereja Katolik, ada tiga bagian penting yang harus diikuti:

1) Upacara Sabda. Dalam upacara Sabda kita mendengar kisah sengsara Yesus Kristus.

2) Perarakan Salib Kristus kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada Yesus Kristus di salib.

3) Komunio, menyambut tubuh Kristus.

Kejatuhan umat manusia, ke dalam dosa sesungguhnya berawal dari kejatuhan Adam dan Hawa di taman Firdaus. Karena kejatuhan mereka, maka semua keturunan mereka pun jatuh. Di tanam Firdaus, Adam dan Hawa tergiur dengan godaan Setan. Di tamam Firdaus mereka ikuti kehendak mereka sendiri dan mengabaikan perintah Tuhan.

Akibat memakan buah terlarang adalah kematian untuk selamanya. Manusia menolak perintah dan kasih Tuhan, tetapi kasih Tuhan kepada manusia tidak pernah hilang. Dari sekian banyak bangsa di dunia ini, Tuhan memilih bangsa Israel menjadi bangsa pilihan-Nya.

Dari bangsa inilah akan muncul Juruselamat, yang akan menyelamatkan keturunan Adam dan Hawa, demikian janji Tuhan. Kini Janji-Nya terwujud dalam diri Yesus. Barangsiapa yang percaya kepada Kristus dan menjalankan perintah-Nya akan memperoleh keselamatan.

Kehadiran Yesus Kristus di dunia ini disalah tafsirkan oleh banyak orang termasuk bangsa Yesus sendiri, bangsa Israel. Orang – orang Farisi, ahli-ahli Taurat dan imam-imam kepala selalu menantang dan menolak Yesus. Sewaktu Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Putera Allah, imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berontak dan menganggap Dia menghojat Allah.

Karena itu mereka selalu berusaha untuk menangkap dan membunuh-Nya. Yang sangat menarik, bahwa sebelum Yesus mengalami sengsara dan wafat di kayu salib, bersama murid-murid-Nya, Ia pergi ke satu taman yang disebut taman Getsemani. Di taman Getsemani ini, Yesus berdoa dan bergulat, berkeringat darah.

Ia melihat apa yang akan di alaminya. Karena itu Ia meminta Bapa-Nya. Katanya: “Ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.” (Mk 14:36).

Di tanam ini, Yesus, Adam Baru, digoda. Ia digoda agar bebas dari penderitaan yang akan dihadapi-Nya. Ia meminta Bapa-Nya supaya ambil cawan atau penderitaan itu. Tetapi yang menariknya, bahwa Yesus tidak mau prioritaskan kehendaknya sendiri, tetapi kehendak Bapa-Nya selalu diutamakan.

Ia taat kepada Bapa. Kehendak Bapa harus diutamakan. Sikapnya sangat berbeda dengan sikap Adam leluhur kita. Di taman Getsemani inilah awalnya keselamatan manusia. Karena Yesus Kristus maka keselamatan pun sangat mungkin terjadi untuk manusia.

Kematian Kristus di salib adalah puncak perjuangan-Nya. Kebangkitan-Nya adalah proklamasi kemenangan atas setan. Salib bukan lagi dilihat sebagai simbol penderitaan, tetapi simbol kemenangan. Karena itu barangsiapa yang memandang salib akan memperoleh keselamatan.

Sebelum memasuki masa kesengsaraan dan kematian di salib, Yesus mengadakan perjamuan terakhir bersama murid-murid-Nya. Di sana Ia memberi tubuh dan darah-Nya sebagai makanan rohani para pengikut-Nya. Yesus sungguh sadar akan kebutuhan rohani manusia.

Barangsiapa yang memakan Tubuh dan meminum darah Kristus akan memperoleh hidup untuk selama-lamanya. Adam dan Hawa terjerat dalam dosa karena memakan buah terlarang. Tetapi kini makanan dan minuman yang diberikan Kristus adalah jaminan keselamatan kita.

Saudara .… Karena kejatuhan Nenek moyang kita, Adam dan Hawa di taman Firdaus, kita semua jatuh ke tangan Setan. Tetapi kini, Adam Baru yaitu Yesus Kristus sudah mucul. Karena ketaatan-Nya dan keringat darah-Nya yang suci di tanam Getsemani serta kematian-Nya di kayu salib,

kita para pengikut-Nya boleh mengalami keselamatan. Karena itu, ikutilah perayaan Jumat Agung dengan penuh perhatian, sembari memohon ampun atas dosa kita. Pandanglah salib Kristus dengan penuh iman, serta sambutlah tubuh-Nya sebagai makanan rohani kita.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!

About winarnopambudi

Check Also

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan

Janji Yang Ditepati Adalah Kunci Kepercayaan Peristiwa Elisabet dan bunda maria  menerima anugrah dari allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
error: Content is protected !!